| |
Dhyan's posts with tag: bakoel koffie
|  | Aroma kopi tercium kuat saat memasuki ruangan Bakoel Koffie di Bintaro II Nomor 11 A, Jakarta Selatan. Bakoel Koffie adalah nama toko kopi sekaligus tempat ngopi yang disajikan dengan kue-kue manis sebagai teman minum. Sejumlah kursi tertata rapi di ruangan yang tidak terlalu luas, siap menunggu pelanggan untuk duduk sambil menikmati kopi. Di sana, tersedia tiga jenis bubuk kopi dengan khas masing-masing. Pelanggan bisa memilih kopi Hertage 1969 yang rasanya lembut dan menenangkan atau kopi Arabica yang khas dan kental. Untuk meningkatkan gairah hidup, bisa dipilih Black Mist yang beraroma karamel tanpa rasa pahit.
Bakoel Koffie juga menyediakan kopi yang diracik khusus untuk dibawa pulang. Untuk menjaga kesegaran aromanya, biji kopi yang dijual akan disangrai dan digiling langsung di toko dalam jumlah yang terbatas. Konsep menjual sekaligus menyajikan memang dibuat Liaw Tek Siong, pendiri Tek Sun Ho--cikal bakal Bakoel Koffie. Pada tahun 1878, Tek Siong termasyhur sebagai pemilik warung nasi di kawasan Hayam Wuruk Nomor 56, Jakarta Pusat. Dia mengolah biji kopi dari para pedagang keliling yang rata-rata perempuan yang menggendong bakoel (keranjang tradisional terbuat dari bambu). Tek Siong kemudian menggoreng kopi itu di dalam wajan dengan kayu bakar. Setelah matang ditumbuk dan diseduh di cangkir atau gelas sebelum disajikan kepada pelanggan.
Ketika itu, konsumennya adalah komunitas Belanda. Usahanya berkembang pesat. Menjelang 1930 Ten Sun Ho menjadi toko pertama yang mengimpor kopi ke Negeri Kincir Angin. Kini, meski telah berganti nama menjadi Bakoel Koffie, Syenny Wijaya dan Hendra masih mempertahankan aroma kopi warisan kakek buyutnya. "Karena kita in coffe bussines, automatic kita ada own way offer processing terhadap coffe dan blending sehingga cita rasanya khas," papar Syenny. Kedua, lanjut Syenny, adalah mempertahankan kualitas sesuai harga yang ditawarkan.
Rasa seduhan kopi di Bakoel Koffie memang berbeda. Begitulah yang diakui Betty, pelanggan tetap yang setia datang setiap jam makan siang. Menurut Betty, Bakoel Koffie memiliki cita rasa yang khas. "Dari cita rasa itu bisa dirasakan kualitas yang tinggi dalam kandungan biji kopi," aku dia. Nah, mau tahu cara menikmati kopi berkualitas? Seruput saja kopi panas di Bakoel Koffie. Dijamin... ehmm.
Sumber : Liputan 6.com |
| | |
|
|